Apa Kabar Proses Pengembangan Vaksin Merah Putih? Ini Kabar Terkininya

Suara. com – Indonésia mendapatkan sejumlah vaksin Covid-19 dari berbagai negara sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. Selain itu, Indonésia sebenarnya juga mengembangkan vaksin dalam negeri yang dikenal dengan vaksin merah putih.

Hingga kini, prosas pengembangan vaksin merah putih masih dilakukan. Lantas, sudah sejauh mana prosesnya? Seperti dikutip dari ANTARA, Jumat, (20/5/2022), peneliti utama uji klinik vaksin Merah Putih Universitas Airlangga dr Dominicus Husada, SpA(K) mengatakan vaksin Merah Putih yang bibit vaksinnya dikembangkan Universitas Airlangga (Unair) bersiap menuju uji klinik fase 3 de junho de 2022.

“Uji klinik sesuai rencana. Saat ini persiapan fase 3,” kata Dominicus.

Rektor Unair Prof. M. Masih menyerahkan semente Vaksin Merah Putih kepada Dirut PT.  Biotis Pharmaceuticals Indonesia FX Sudirman fez Menkes Budi Gunadi Sadikin e Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam Sidang Terbuka Dies Natalis Unair ke-67, Selasa (9/11/2021). [Antara/Humas Unair]
Rektor Unair Prof. M. Masih menyerahkan semente Vaksin Merah Putih kepada Dirut PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia FX Sudirman fez Menkes Budi Gunadi Sadikin e Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam Sidang Terbuka Dies Natalis Unair ke-67, Selasa (9/11/2021). [Antara/Humas Unair]

Saat ini tengah dilakukan persiapan para kesiapan peserta penerima suntikan vaksin, vaksin, tenaga peneliti dan pelaksana, kesiapan rumah sakit yang melakukan, serta anggaran.

Baca Juga: QUEM Kasih Izin Penggunaan Darurat Vaksin CONVIDECIA, Seberapa Efektif Lawan Covid-19?

Uji klinik fase 3 akan melihat kekebalan terhadap virus penyebab Covid-19 dari jumlah peserta yang lebih besar dibandingkan fase 2. Diperkirakan 3.500 peserta akan terlibat dalam uji klinik fase 3, dan dilakukan pengamatan selama 6-12 bulan.

Dominicus menuturkan saat ini 3.500 peserta tersebut belum terkumpul semua, sehingga sedang diupayakan agar bisa mencapai jumlah tersebut.

Sementara, hasil dari uji klinik fase 2 melihat dua aspek, yakni keamanan dan manfaat. Dari segi keamanan, vaksin Merah Putih Unair tersebut terbukti aman, yang dibuktikan sepanjang uji klinik.

Sedangkan dari aspek manfaat, Dominicus menuturkan uji klinik fase 2 menunjukkan ada kekebalan yang ditimbulkan, dan kekebalan pada penerima vaksin terbangkitkan sesuai perkiraan.

Vaksin Merah Putih Unair dikembangkan bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonésia e Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo di Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Binda Sulut Telah Distribusikan 336.535 Dosis Vaksin Selama 2022

Uji klinik fase 1 dari vaksin COVID-19 berbasis virus yang dimatikan atau dimatikan itu telah dimulai sejak 9 de fevereiro de 2022 com melakukan penyuntikan vaksin pada 90 orang no RSUD Dr Soetomo.


Source: Suara.com – Berita Kesehatan Terkini by www.suara.com.

*The article has been translated based on the content of Suara.com – Berita Kesehatan Terkini by www.suara.com. If there is any problem regarding the content, copyright, please leave a report below the article. We will try to process as quickly as possible to protect the rights of the author. Thank you very much!

*We just want readers to access information more quickly and easily with other multilingual content, instead of information only available in a certain language.

*We always respect the copyright of the content of the author and always include the original link of the source article.If the author disagrees, just leave the report below the article, the article will be edited or deleted at the request of the author. Thanks very much! Best regards!