Jelang Idul Adha, Pedagang Pasar Ungkap Harga Bahan Pangan yang Naik


Suara. com – Ikatan Pedagang Pasar Indonésia (Ikappi) melihat harga-harga bahan pangan mulai mengalami kenaikan jelang peringatan Idul Adha Juli nanti.

Sekretaris Jenderal DPP Ikappi, Reynaldi Sarijowan mencatat, bahan pahan seperti, cabai rawit yang tembus diharga Rp 110.000 por kg, cabai merah keriting mencapai Rp 90.000 por kg, dan cabai merah besar Rp 85.000 por kg.

“Selain itu, bawang merah tembus 60.000 por kg, ayam di kisaran Rp 40.000, kemudian telur tertinggi Rp 29.000 por kg dan beberapa komoditas lain,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Untuk menghadapi kenaikan harga pangan ini, Reynaldi meminta pemerintah antara Kementerian Perdagangan e Kementerian Pertanian para tidak saling menyalahkan.

Baca Juga: Sempat Dibuka Menguat, IHSG di Awal Perdagangan Bergerak Melemah ke Nível 7.026

Kedua pemerintahan itu, lanjutnya, justru saling berkoordinasi dalam rangka memastikan stok aman, distribui terdorong dengan baik di pasar-pasar.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk membantu subsidi distribui dari wilayah-wilayah yang excedente ke wilayah-wilayah yang kebutuhan konsumsinya cukup besar,” imbuhnya.

Selain itu, tambah Reynaldi, keuntungan pedagang yang turun drastis serta daya beli masyarakat yang menurun agar menjadi perhatian pemerintah.

“Kami juga meminta kepada pemerintah para bersama-sama menjaga dan memulai pemangkasan rantai distribui yang cukup panjang karena ini berdampak kepada harga,” pungkasnya.

Baca Juga: Menkeu: Untuk Kesiapsiagaan Pandemi, G20 Amankan 1,1 Miliar Dolar AS


Source: Suara.com – Berita Terbaru Bisnis, Ekonomi, Investasi Indonesia by www.suara.com.

*The article has been translated based on the content of Suara.com – Berita Terbaru Bisnis, Ekonomi, Investasi Indonesia by www.suara.com. If there is any problem regarding the content, copyright, please leave a report below the article. We will try to process as quickly as possible to protect the rights of the author. Thank you very much!

*We just want readers to access information more quickly and easily with other multilingual content, instead of information only available in a certain language.

*We always respect the copyright of the content of the author and always include the original link of the source article.If the author disagrees, just leave the report below the article, the article will be edited or deleted at the request of the author. Thanks very much! Best regards!